"mana? Yang pakai jaket biru itu?"
"iya, iya. manis ya?"
"hmm, iya" bisik Bram singkat. Aku menunduk tersipu tanpa tahu bertepatan dengan itu gadis manis disana menoleh dan sesaat beradu pandang pada Bram. Satu detik, dua senyum tertaut bersekat hujan. Dan ketika aku mengangkat wajah, episode dua senyum itu berakhir dan kembali pada kuluman diam masing-masing bibir. Aku melewatkan sesuatu ya? Ku tanya pada hujan. Hanya desau parau yang menyahut. Gelegar petir seakan menegur tanya ku yang mungkin membuat hujan takut. Seakan alam mengatakan,"bukan urusanmu, Bagas"
*Nidji-Jangan Lupakan


1 komentar:
Memang, warna biru membuat segalanya menjadi manis... n_n
Posting Komentar