Aroma surga itu sederhana..
Sesederhana saat kau tersenyum dan bahagia pada dirimu yang sebenarnya.
Bukan tentang dimana, bukan tentang siapa. Bahagia hanya tentang 'aku', 'diriku', dan 'hidupku'. Kau punya pilihan untuk sebuah 'pilihanku'.
Dalam diam fiksi hidup. Dalam hidup diksi menjelma. Menjadi sebutir pasir. Ditimbun wajah berkarat persona. Mengunci rasa bermotif rahasia. Memendam tangis, canda juga tawa. Menyatukan segalanya, dikeheningan diam dunia. Demikianlah, alur narasi tanpa bicara, dengan sebenar-benar raut hati sang pujangga yang kalap dalam dunianya..
Follow Aku yuk . . =3
Baca juga yg ini. .
-
Dalam Senyap sejuta hampa 'Dia' duduk manis menatap 'dia' dibalik bening pelita Tampak suram tertata menjadi yang nya...
-
Jika.. Kau renggut sayap mu ini dari pundak q Aku Masih Kuat Jika.. Kau hempas kenanganmu kemarin bersama ku Aku Masih Kuat Jika.. Kau Tepi...
-
Senja menangis Ia bersintup di rerinaian hujan Meringkuk dalam nestapanya sendiri Menjelajah hati yang tersabit mati Meraih sege...
Mengenai Saya
- Senandung di Titian Angin
- Tentang kecintaan yang sudah habis ku reguk dalam manisnya sebuah angan-angan...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar